Langsung ke konten utama

moon_2

  

Bulan
entah mengapa, melihatmu memberikan ketenangan
entah mengapa, menatapmu menjadikan syahdu alam pikiran

Bulan
putih bersinar
pendar yang menjelaskan

Bulan
bilakah engkau kan menemaniku selalu
di hari-hariku yang tak ingin sendu

Tuhan
padaMu ku pinta
ijinkan aku tuk dapat menatapnya
agar dapat kuingat selalu akan kuasaMu
aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Music Life...

Tugas Filsafat Ilmu tanggal 13 November 2012 Oleh: Destri Ratna Ma’rifah 12708251072 PSn D Musik Kehidupan 1.       P: Apakah anda menyukai musik? N : Ya, saya kadang menyukai musik. T : bila saya, saya menyukai musik. Musik tanpa tahu kapannya mulai terinternalisasi dalam diriku. Mungkin inilah intuisiku terhadap ruang dan waktu. 2.       P : mengapa anda menyukai musik? N : karena terkadang musik bisa mewakili isi hati, dan bisa mendinamisasikan gerak. Misalnya saja ketika hati sedang gembira, musik  yang ceria akan menjadikan semangat. T : bagiku, karena musik dapat menjadi ekspresi dari pembuat komposisi musik, bisa juga menjadi curahan hati yan tak tersampaikan bagi pendengarnya (yang juga dapat merupakan pembuat musik). 3.       P : Musik seperti apa yang anda sukai? N : musik yang bersemangat, yang tidak melankolis. T : musik yang aku sukai adalah musiki yang meng...

jebal. . .

Sabtu, 25 Agustus 2012... It's a beautiful day....i hope.. Sabtu dini hari - dini sekali malahan... terlintas di pikiran untuk membuat sebuah cerita pendek... apa aku bisa??? hayo....siapa yang mau njawab...hehehe... ayo ayo, aku pasti bisa.... go go hwaiting!!!! but,, wait a minute.... i think i better to write a poem... is it a good idea?? can u suggest me friend??? if u want to suggest me,,please leave a comment.. thank you friend... ^0^

Indonesia Now . . .!

Refleksi Kuliah Filsafat Ilmu Tanggal perkuliahan: 20 November 2012 Menuju Masyarakat Dunia ….!!! Belakangan ini, sering terdengar beberapa teman menyebutkan bahwa perlahan tapi pasti, Indonesia akan menuju kea rah yang sama dengan U.S.A. Tak dapat dipungkiri bahwa kiblat pendidikan Indonesia pun mengacu ke sana. Hal ini senada dengan apa yang telah di tulis oleh Dharma Wijayanto bahwa memang Bangsa Indonesia menginginkan agar masyarakatnya dapat maju setingkat dan sederajat dengan masyarakat dunia. Bila tercetus dunia maju, tak pelak kita akan terpikir Negara adidaya “itu”. Selain itu, disadari atau tidak, mulai banyak didirikan pabrik-pabrik di tanah air tercinta ini. Pabrik yang didirikan entah oleh perusahaan asing, atau perusahaan negeri sendiri yang disokong dananya oleh asing. Semakin banyaknya pabrik yang menjamur, menggeser masyarakat Indonesia yang pada mulanya sebagai Negara agraris menjadi Negara industrialis. Mengingat pada kuliah Dr. Marsigit, M.A., bahwa te...