Langsung ke konten utama

moon_3

entah mengapa, melihat bulan sesalu membuatku merasakan kesyahduan
malam yang menyelimutinya, justru bertambah indah dengan kehadirannya

begitu pula dengan bintang'begitu jauhnya
hingga pendarnya hanya berupa titik kecel di atas sana
tapi dia tak hanya satu melainkan banyak

begitu luasnya alam semesta ini
bila di masing-masing bintang itu ada kehidupan
sungguh besar kuasa Tuhan untuk menciptakan
akal manusia takkan pernah sampai untuk memahaminya

tak semuanya yang ada di dunia ini harus dipahami
terkadang ada hal yang hanya perlu untuk diyakini
seperti halnya rasa ini
hanya perlu diyakini tanpa dipahami
biarkan langkah hati yang menuntunnya berjalan sendiri

manusia itu makhluk yang terbatas
bahkan sebenarnya sama sekali tak memiliki kuasa
kuasa yang ada padanya hanyalah pemberian
tentu saja dari Yang Maha Kuasa
manusia itu suka ber-asa
hingga seringkali lupa

sekadar untuk melepaskan kata-kata

Komentar

Postingan populer dari blog ini

mencari

setiap kita adalah pencari pencari makna pencari makan pencari berita   bagi para pencari proses ini tidak akan berhenti, karena belajar salah satunya dengan mencari   yang kemudian perlu dijadikan pagar adalah bahaimana pencarian berlandaskan pada aturan yang tidak menyimpang dan disertai permohonan agar tetap diberikan petunjuk oleh Yang Maha Menciptakan

drama

Hidup itu adalah drama Tak jarang kita melontarkan kalimat "ah, drama!" pada apa yang terjadi pada orang di sekitar kita ketika ia bercerita Tapi, ingatkah kita? Bahwa hidup kita pun adalah drama Drama yang kita lalui Drama yang kita lah pemeran utamanya Tapi kenapa? Kita baru menyebut drama ketika orang lain bercerita Ketika kita tidak ada di sana sebagai pemeran utama Apakah karena kita lebih suka mengamati drama orang lain? Ataukah karena kita tidak berani menjadi tokoh utama dalam drama kita sendiri? Mana yang benar ini?

sejarah filsafat

SEJARAH ALIRAN FILSAFAT A.     Pendahuluan Filsafat   adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika (Anonim, 2012). Sebelum dikenal filsafat, masyarakat lebih mempercayai adanya mitos-mitos dalam kehidupan mereka. Setiap hal dianggap sebagai sesuatu yang wajar terjadi dan yang telah menjadi mitos sebelum-sebelumnya. Hal ini menjadikan masyarakat pada zaman itu hanya berpedoman pada mitos dan belum memikirkan akan apa yang mungkin mendasari kejadian-kejadian yang mereka alami dalam kehidupan. Kejenuhan terhadap mitos yang dengan jelas tidak mampu menjelaskan kejadian yang mereka ala...