Langsung ke konten utama

drama

Hidup itu adalah drama
Tak jarang kita melontarkan kalimat
"ah, drama!" pada apa yang terjadi pada orang di sekitar kita ketika ia bercerita

Tapi, ingatkah kita?
Bahwa hidup kita pun adalah drama
Drama yang kita lalui
Drama yang kita lah pemeran utamanya

Tapi kenapa?
Kita baru menyebut drama ketika orang lain bercerita
Ketika kita tidak ada di sana sebagai pemeran utama

Apakah karena kita lebih suka mengamati drama orang lain?
Ataukah karena kita tidak berani menjadi tokoh utama dalam drama kita sendiri?
Mana yang benar ini?

Komentar